Langsung ke konten utama

LANGIT MENCINTAI AKU

Langit menunjukkan kegelisahannya, menggerutu dan mengeluarkan pancaran sinar singkatnya..
hari itu, semua mengasah otak untuk membuat Langit menjadi tenang. Tapi, tidak ada satupun yang bisa mengendalikannya, dari kegelisahaannya menjadi kalut, seringkali membuat pepohonan terjatuh karena semakin hebat atas kemarahannya..

Gelap, Angin Kencang, Petir menyambar dengan hebat, Air turun dari Langit dengan penuh emosi...

kondisi seperti itu yang dikhawatirkan oleh semua yang berada di dekat Langit...
walaupun begitu, Langit mencoba menahan emosinya, kegelisahannya dan kecemasannya yang merugikan semua didekatnya...

Langit mencoba berdamai kepada dirinya dan mencoba membuat semua didekatnya senang..

akhirnya....

air yang turun dari Langit mulai mereda, melantunkan irama yang indah, angin kencang mulai mengalir sendu, gelap menunjukan sedikit cahayanya..

jadilah hujan yang bersahabat...

sehingga ada seorang gadis kecil sangat menyukai kondisi langit seperti itu, dipeluk penuh senyum hangat dan kegembiraan yang luar biasa...

tidak ada yang dapat menggantikan kebahagiaan gadis kecil itu bersama langit...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HIDUP

Ada yang tau kontrak hidup kalian selama di dunia ini??? Setiap yang bernyawa pasti akan mati.. Kita gak pernah tau, sampai kapan kontrak hidup di dunia..  Kalau ada yang tau, itu hebat banget dia..  Menyaingi Allah.. Lalu bagaimana diagnosa dari dokter atas kehidupan seseorang yang menderita penyakit mematikan??? Lagi lagi..  Tak sedikit yang masih sampai sekarang hidup dengan baik baik saja..  Padahal diprediksikan hidup tinggal 2 bulan lagi..  Hahaha.. Kuasa Allah lebih tinggi.. Sekenario Allah lebih indah.. Berprasangka baik sama Allah.. Pasti yang terbaik kelak.. Hidup..  Tak sedikit orang minta meninggal cepat karena banyak permasalahan yang tidak bisa dia tangani.. Mati...  Tak sedikit orang yang dikasi meninggal cepat, minta untuk hidup lebih lama.. Siapapun kalian yang baca tulisan ini.. Jangan pernah berpikiran buruk.. Jangan pernah menyalahkan Allah siapapun yang pergi duluan Menggalkan kalian, ikhlaskan... Kadang,...

Patah Hati Terbesar (Lagi)

 Ya sesuai dengan postingan ku sebelumnya, aku bakal ceritain patah hati terbesar ke dua dalam hidup ku sebelum masuk usia 25 tahun. tapi by the way nih ya, di seluruh platform yang aku punya nih lagi banyak banyak nya ngebahas tentang Quarter Life Crisis. dan aku penasaran dong kan apaan sih itu.. nah ternyata nih kondisi ini biasanya emang pasti di lalui dan dirasakan oleh setiap manusia ketka sudah memasuki usia 20 tahunan.  menurut artikel di Alodokter, " Quarter life crisis  atau krisis seperempat abad adalah periode saat seseorang berusia 18–30 tahun merasa tidak memiliki arah, khawatir, bingung, dan galau akan ketidakpastian kehidupannya di masa mendatang. Umumnya, kekhawatiran ini meliputi masalah relasi, percintaan, karier, dan kehidupan sosial." HAHAHAHA entah aku masuk atau nggak dalam sirkel itu yah.. tapi dari ketiga patah hati terbesar ku kayaknya ada deh yang masuk nih 2 diantara 3 nya hihihi.. gak papa aku bakal sharing disini, karena, menurutku cerita hid...

Patah Hati Terbesar (lagi) part 2

lanjut yah, jadi tuh papa ku sekitar 13 harian di rumah sakit.  eh by the way, alasan aku gak ngasi tau kalian papa sakit apa, karena cukup deh sakit hati aku dapet kalimat negatif dari oknum oknum. yang penting aku udah bawa papa ke ruamh sakit sbelum nularin kemana mana. papa ku udah sembuh sekarang. jadi klean gak usah mikir yang nggak nggak. dan kami semua udah swab dan alhamdulillah hasilnya negatif. ------------------------------------------------------------------------------------------ dalam masa kritisnya papa, ada dua tindakan yang bikin aku stress banget untuk mengambil keputusan dengan saudara-saudara ku lainnya. yaitu penyuntikan obat ke paru parunya sekitar 11 jutaan, dan cuci darah karena kadar ureum papa yang udah menjejaki 200an. dan mustahil banget buat bisa nyuntikin obat paru saat itu. kondisi dua duanya buat dokter fokus ke ginjalnya.  bukan masalah nominalnya walaupun saat itu kami semua pontang panting buat menuhin kebutuhan yang tak terduga ini dalam h...